<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jiandausman's Blog &#187; Tugas Etnografi Banjar</title>
	<atom:link href="http://jiandausman.wordpress.com/tag/tugas-etnografi-banjar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jiandausman.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Jun 2009 10:14:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jiandausman.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jiandausman's Blog &#187; Tugas Etnografi Banjar</title>
		<link>http://jiandausman.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jiandausman.wordpress.com/osd.xml" title="Jiandausman&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jiandausman.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Alat-Alat Persenjataan</title>
		<link>http://jiandausman.wordpress.com/2009/04/06/alat-alat-persenjataan/</link>
		<comments>http://jiandausman.wordpress.com/2009/04/06/alat-alat-persenjataan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 08:48:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jiandausman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Tugas Etnografi Banjar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jiandausman.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Menurut pengertian Kamus Besar Bahasa Indonesia: Senjata adalah alat yang digunakan untuk berkelahi atau berperang. Persenjataan adalah segala alat atau perlengkapan senjata. Persenjataan dengan kata dasarnya senjata, dimana senjata merupakan sebuah benda yang digunakan untuk berperang, berkelahi, menjaga diri, dan juga kegiatan lain yang menyangkut dari benda itu sendiri. Jadi alat persenjataan adalah alat atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiandausman.wordpress.com&#038;blog=6615931&#038;post=18&#038;subd=jiandausman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.5pt;line-height:150%;"><span>Menurut pengertian Kamus Besar Bahasa Indonesia:</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span>Senjata      adalah alat yang digunakan untuk berkelahi atau berperang.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="FI">Persenjataan      adalah segala alat atau perlengkapan senjata.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.5pt;line-height:150%;"><span lang="FI">Persenjataan dengan kata dasarnya senjata, dimana senjata merupakan sebuah benda yang digunakan untuk berperang, berkelahi, menjaga diri, dan juga kegiatan lain yang menyangkut dari benda itu sendiri. Jadi alat persenjataan adalah alat atau perlengkapan yang digunakan dalam keperluan tertentu baik itu untuk berperang, berkelahi, menjaga diri, berburu, dan lain-lain</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.5pt;line-height:150%;"><span lang="FI">Untuk zaman dulu ataupun zaman sekarang senjata atau persenjataan itu tidak mutlak hanya digunakan untuk berperang atau berkelahi saja, tetapi juga bisa digunakan untuk berburu, di samping persenjataan itu digunakan untuk berperang. Seperti contoh: yaitu Panah, Tombak, dan lain-lain. Dimana panah dan tombak itu bisa digunakan untuk berburu, seperti yang terlihat di dalam film-film Indonesia zaman dulu. Sedangkan untuk zaman sekarang, misalnya jenis-jenis senjata seperti parang, parang pinggang, yang dimana fungsinya itu bisa untuk bertani, yaitu untuk menebas semak-semak yang susah ditebas dengan alat lain, di samping juga bisa digunakan untuk berkelahi,dan lain-lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.5pt;line-height:150%;"><span lang="FI">Dalam kehidupan sehari-hari kita sering sekali mendengar, bahkan melihat tentang persenjataan dan bagai macam bentuk persenjataan. Baik persenjataaan yang ada ditempat kita sendiri dan juga persenjataan yang ada ditempat orang lain, melalui media internet, TV, dan juga buku-buku ataupun koran yang menyangkut tentang hal itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.5pt;line-height:150%;"><span lang="FI">Pada kesempatan ini, saya akan mencoba menerka lebih detail alat-alat persenjataan yang ada di Kalimantan Selatan. Sehingga para pembaca bisa mengetahui dengan lebih jelas tentang persenjataan yang ada di Kalimantan Selatan, dan juga kegunaan dari masing-masing alat persenjataan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span lang="FI">1. Tombak</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.5pt;line-height:150%;"><span lang="FI">Adalah sebuah alat yang juga termasuk alat persenjataan yang dimiliki oleh orang Banjar. Tombak ini identik dengan peperangan pada zaman kerajaan sampai sekarang. Tombak ini tidak hanya digunakan untuk berperang namun juga digunakan untuk berburu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.5pt;line-height:150%;"><span lang="FI">Ciri-ciri Tombak:</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="a">
<li class="MsoNormal"><span lang="FI">Panjang.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV">Bilah      atau Gagangnya terbuat dari kayu dan juga terbuat dari bambu.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV">Mata      Tombak yang terbuat dari besi dengan ujungnya runcing.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="SV">Penyambungan      antara gagang dengan mata tombak biasannya terbuat dari kuningan.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.5pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Kegunaan Tombak:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Untuk berperang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Untuk berburu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Untuk membunuh hewan buas, contoh: untuk jaga-jaga pada saat piara hewan ternak, hewan buas tersebut seperti biawak, anjing, dll.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>d.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Dll.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:28.5pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Cara penggunaannya:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Dengan cara di lempar ( seperti lempar lembing)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Ditumbukkan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-2.85pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span lang="SV">2. Sarapang</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-2.85pt;text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Sarapang merupakan alat atau jenis persenjataan yang mirip dengan tombak yang juga banyak dimiliki orang Banjar. Adapun kegunaan dari Serapang ini juga sama dengan Tombak. Tetapi bentuk antara Tombak dengan Serapang memiliki perbedaan, yaitu khususnya pada mata Tombak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-2.85pt;text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Ciri-cirinya:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Panjang dengan bilahnya yang terbuat dari kayu atau bambu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Mata Serapang yang terdiri dari tiga mata, sedangkan dari tombak hanya hanya ada satu mata tombak saja</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:34.2pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="SV">Kegunaannya:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Sebagai senjata untuk berburu, untuk mencari ikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Sebagai alat jaga-jaga, biasanya diletakkan di kamar si pemilik ( dirumah)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:34.2pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="SV">Cara penggunaan:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:37.95pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Dengan cara dilempar</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:37.95pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Dengan cara ditumbukkan</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Parang</span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Parang Biasa merupakan sebuah alat persenjataan yang merupakan ciri khas dari daerah Kalimantan Selatan, seperti orang Banjar, orang Hulu Sungai, dan orang Pahuluan, dan juga urang Kotabaru, Tanah Laut, Batu Licin, dan lain-lain. Selain sebagai persenjataan bisa juga digunakan untuk bertani dan lain-lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:19.35pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="SV">1<em>.<strong>Parang Biasa (Lantik)</strong></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Parang Biasa merupakan sebuah alat yang digunakan untuk bertani, selain fungsinya sebagai alat persenjataan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV"><span> </span><strong>Ciri-Cirinya:</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">berbentuk cekung ( panjang atau pendek)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Bahannya terbuat dari besi, biasanya besi yang digunakan, Pir Cacing, yaitu besi bekas dari Mobil dan juga Truk</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Gagang atau pegangannya terbuat dari Kayu dan juga dasar dari pohon bambu, yang dibentuk menjadi pegangan parang tersebut</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>d.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Mata parang berada di bawah/ sisi bawah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>e.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Kedua sisnya rata (pipih)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>f.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Berwarna hitam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>g.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Gagangnya di beri cincin berupa kuningan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:34.2pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span lang="SV">Cara Penggunaan:</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Dengan cara ditebaskan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Dengan cara dicincang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:37.05pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span lang="SV">Cara mempertajam:</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Dengan cara di asah ( dengan batu asahan)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Dengan cara di titik, biasanya dilakukan oleh tukang pandai besi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:34.2pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span lang="SV">Kegunaannya:</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:34.2pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Digunakan untuk memotong rumput ( manabas kumpai)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Menebang kayu dan juga memotong rotan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Marincah (mencincang rumput)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>d.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Sebagai perlindungan diri ( biasannya dibawa kedalam hutan pada saat mencari kayu)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span lang="SV">2. Parang Panjang</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Parang Panjang adalah merupakan alat atau senjata yang mirip dengan Mandau yang merupakan senjata tradisional Kal-Teng</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><strong><span lang="SV">Ciri-cirinya:</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Panjang dan lurus (berbeda dengan parang biasa atau seperti parang kebannyakan)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Bahannya dari besi </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Gagang atau pegangan terbuat dari kayu atau terbuat dari dasar pohon bambu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>d.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Mata parangnya berada dibawah atau sisi bawah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>e.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Kedua sisinya rata/pipih</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>f.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Berwarna hitam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:37.05pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span lang="SV">Cara mempertajam:</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:37.05pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Dengan cara di asah ( dengan batu asahan)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:35.1pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="SV"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Dengan cara di titik, biasanya dilakukan oleh tukang pandai besi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:37.05pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span lang="SV">Cara penggunaan:</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="SV">a.Ditebas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="SV">b.Ditetak</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span lang="SV">3.Parang Pinggang</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Parang Pinggang, adalah parang yang sama jenisnya dengan parang panjang, tetapi bedannya hanya pada kumpang / sarung parang tersebut. Untuk parang panjang tidak disertai dengan kumpang. Sedangkan parang pinggang ini diserati kumpang. Mengapa demikian?, karena jenis parang ini sering berada di pinggang sipemakai. Adapun cirinya kurang lebih seperti jenis parang panjang, yaitu lurus, sedangklan parang biasa berbenutk cekung.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Kegunaan dari jenis parang ini adalah, adalah biasannya dibawa saat masuk keluar hutan, pada saat memanjat pohon kelapa dan pada saaat menyadap pohon Hanau (aren). Cara penggunaan kurang lebih seperti jenis-jenis parang yang lain. Tergantung kegiatan apa yang sedang dilakukan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span lang="SV">4.Parang Cangkuk</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:-2.85pt;text-align:justify;text-indent:39.9pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Yaitu parang yang digunakan untuk menebas</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span lang="SV">5.Parang Duyung</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Yaitu parang yang digunakan untuk merumput di sawah</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:17.1pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span lang="SV">6.Parang Bungkul</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Yaitu parang yang digunakan untuk memotong benda-benda yang cukup besar.</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Belayung</span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Belayung merupakan alat persenjataan tradisional Banjarmasin dan juga Belayung merupakan alat dari meramu. Meramu yaitu mencari hasil hutan, adapun hasil hutan yang cari, seperti rotan, damar lilin, dan berjenis-jenis kayu untuk bangunan, terutama kayu ulin, kayu lurus, dan lain-lain. Meramu merupakan pekerjaan sampingan dari penduduk desa Harakit khususnya dan orang Kal-Sel umumnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Belayung merupakan alat yang hampir mirip dengan kapak. Tangkai/gagang/pegangan Belayung bersifat elastis. Pemasangan matanyapun berbeda dengan pemasangan mata kapak. Mata belayung dipasang membujur tangkai Belayung, sedangkan mata kapak dipasang melintang dari tangkai kapak. Belayung merupakan alat yang paling penting dalam membuka lahan pertanian dan lain-lain.</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">Keris</span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="EN-GB">Keris</span><span lang="EN-GB"> adalah sejenis senjata tikam khas yang berasal dari <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Indonesia</span></a>, atau mungkin lebih tepat <a title="Nusantara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nusantara"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Nusantara</span></a>. Penggunaan keris sendiri tersebar di masyarakat rumpun <a title="Melayu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Melayu"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Melayu</span></a>. Pada masa sekarang, keris umum dikenal di daerah <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Indonesia</span></a> (terutama di daerah <a title="Jawa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Jawa</span></a>, <a title="Madura" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Madura"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Madura</span></a>, <a title="Bali" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bali"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Bali</span></a>/<a title="Lombok" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lombok"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Lombok</span></a>, <a title="Sumatra" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Sumatra</span></a>, sebagian <a title="Kalimantan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kalimantan"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Kalimantan</span></a> ( Khususnya Kalimantan Selatan), serta sebagian <a title="Sulawesi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Sulawesi</span></a>). Tata cara penggunaan keris Sementara itu, di Sumatra, Kalimantan, Malaysia, Brunei dan Filipina, keris ditempatkan di depan. Penempatannya ini berbeda dengan keris yang ada di Jawa, yakni di tempatkan di depan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="EN-GB"><a title="Lukisan Pangeran Antasari yang memakai keris di depan." href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Pangeran_Antasari_Museum_Lambung_Mangkurat.JPG"><span style="text-decoration:none;"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/TEMP/msohtml1/01/clip_image001.jpg" border="0" alt="" width="200" height="257" /><!--[endif]--></span></a></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-GB">Lukisan <a title="Pangeran" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pangeran"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Pangeran</span></a> <a title="Antasari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Antasari"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Antasari</span></a> yang memakai keris di depan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="EN-GB">Bilah keris tidak dibuat dari logam tunggal yang dicor tetapi merupakan campuran berbagai logam yang berlapis-lapis. Akibat teknik pembuatan ini, keris memiliki kekhasan berupa <a title="Pamor keris (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pamor_keris&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">pamor</span></a> pada bilahnya.</span></p>
<p><span class="mw-headline"><strong>Bagian-bagian keris</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Bilah atau bahasa awamnya adalah seperti mata pisau. <a title="Wilah (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wilah&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">Wilah</span></a> atau Mata Keris adalah bagian utama dari sebuah keris, dan juga terdiri dari bagian-bagian tertentu yang tidak sama untuk setiap wilahan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Kumpang </span><span lang="EN-GB">(sarung), sarung keris (bahasa Banjar : <em>kumpang</em>), adalah komponen keris yang mempunyai fungsi tertentu, khususnya dalam kehidupan sosial masyarakat Jawa, paling tidak karena bagian inilah yang terlihat secara langsung. Kumpang biasanya terbuat dari kayu ,seperti kayu jati, ulin, cendana, dan lain-lain.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span lang="EN-GB"><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="EN-GB">Bagian <span>pegangan keris</span> atau ukiran</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="EN-GB">Keris memiliki berbagai macam bentuk, misalnya ada yang bilahnya berkelok-kelok (selalu ber<a title="Bilangan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bilangan"><span style="color:windowtext;text-decoration:none;">bilang</span></a> ganjil) dan ada pula yang berbilah lurus. Orang menganggap perbedaan bentuk ini memiliki efek magis/esoteri yang berbeda. </span></p>
<p><strong>Cara penggunaannya</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="EN-GB"><span> </span>Dengan menyelipkan gandar keris di lipatan sabuk<span> </span>pada pinggang bagian belakang (termasuk sebagai pertimbangan untuk keselamatan raja ). Sedangkan wrangka gayaman dipakai untuk keperluan harian, dan keris ditempatkan pada bagian depan (dekat pinggang) ataupun di belakang (pinggang belakang).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><strong><span lang="EN-GB">Dalam perang</span></strong><span lang="EN-GB">, yang digunakan adalah keris wrangka gayaman , pertimbangannya adalah dari sisi praktis dan ringkas, karena wrangka gayaman lebih memungkinkan cepat dan mudah bergerak, karena bentuknya lebih sederhana.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:37.05pt;line-height:150%;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:37.05pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:37.05pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="SV"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jiandausman.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jiandausman.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jiandausman.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jiandausman.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jiandausman.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jiandausman.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jiandausman.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jiandausman.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jiandausman.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jiandausman.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jiandausman.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jiandausman.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jiandausman.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jiandausman.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jiandausman.wordpress.com&#038;blog=6615931&#038;post=18&#038;subd=jiandausman&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jiandausman.wordpress.com/2009/04/06/alat-alat-persenjataan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/22d667971679f913bb31c7d24e3e470d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jiandausman</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
